Tech & Auto

Sembako Online, Berkuliner di Dunia Maya

Sembako Online, Berkuliner di Dunia Maya

Internet dan kecanggihan smartphone memang memiliki dampak yang besar dalam kehidupan sosial. Muncul berbagai pola komunikasi yang baru di dunia virtual. Mulai dari munculnya berbagai media sosial, perpesanan instan, dan fasilitas internet lainnya.

Dunia maya menjadi bagian kehidupan penting manusia modern kini. Berbagai aktivitas dilakukan disana, mulai dari pekerjaan, komunikasi sosial, hingga kegemaran atau hobi, Food blogger contohnya. Food Blogger muncul dan booming akhir-akhir ini karena banyak digemari. Banyak informasi seputar kuliner, baik rekomendasi tempat ataupun resep, yang dapat dibagikan oleh mereka kepada dunia luas.

Namun, taukah anda kini sudah ada sebuah media sosial yang menghubungkan anda, pecinta kuliner? Menikmati berbagai informasi tidak lagi hanya lewat Facebook, atau Instagram semata. Kini telah muncul ‘Sembako Online’. Eits, ini bukan aplikasi yang menjual sembilan bahan pokok (sembako). Sembako Online adalah sebuah media sosial terbaru khusus anda pecinta kuliner dan food blogger.

Desain tampilan Sembako Social mengadopsi tampilan Instagram. Bukan hanya tampilan, Sembako Social seakan menjadi Food Instagram karena menjadikan kekuatan foto sebagai ujung tombaknya. Dalam keterangannya rilisnya pada laman selular.id, Walesa Danto, CTO Sembako Social, aplikasi yang dikembangkan oleh timnya seperti jejaring sosial Instagram khusus makanan.

“Berbeda dengan Instagram yang menyajikan foto-foto secara umum, Sembako Social memiliki fokus pada berbagai menu makanan. Nantinya, pengguna tidak hanya memilih dan membagikan makanan favoritnya, tetapi juga bisa membeli dalam sekali
sapuan jari,” terangnya.

Tim di balik pengembangan aplikasi Sembako Social ini mengakui bahwa meroketnya harga bahan pangan turut berimbas pada harga restoran dan konsumen. Melalui aplikasi ini pihaknya berharap mampu membantu mendistribusikan menu-menu menarik untuk para konsumen mereka, serta potongan harga pada konsumen setia dari mitra merchant yang terdaftar.

Berbeda dengan Instagram yang menyajikan foto-foto secara umum, Sembako Social memiliki fokus pada berbagai menu makanan. Nantinya, pengguna tidak hanya memilih dan membagikan makanan favoritnya, tetapi juga bisa membeli dalam sekali sapuan jari.
Aplikasi ‘Sembako Online’ menggabungkan antara mobile commerce dan social media. Skema pengadopsian mobile commerce dan media sosial ini diharapkan bisa membentuk komunitas unik yang nantinya bisa menjadikan Sembako Social sebagai sebuah platform digunakan dalam jumlah masif seperti Instagram.

“Tidak ada aplikasi belanja di jajaran 15 besar aplikasi paling sering diunduh di wilayah Amerika Serikat. Kami ingin membuat belanja untuk makanan menjadi lebih menyenangkan dan kolaboratif. Semakin Anda berbelanja dan berbagi, semakin banyak peluang yang terbuka dan menjelajahi makanan baru,” kata CTO Sembako Social Walesa Danto.

Berdasarkan kabar resmi, aplikasi Sembako Social akan tersedia di platform Android terlebih dahulu di sekitar bulan November ini.

Meskipun belum ada tanggal yang pasti, peluncuran Sembako Social dinilai memiliki penempatan waktu yang sangat tepat seiring dengan maraknya bazzar dan pameran makanan setiap minggu. Sembako Social, dengan mottonya ‘shop and share your daily needs’ menargetkan sekitar 300.000 pengguna dalam 12 bulan pertama setelah peluncurannya, serta besar kemungkinan akan segera menyasar pencinta
makanan di seluruh dunia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top