Tech & Auto

Upgrade Terbaru, Spotify Berencana Menaikkan Harga Paket Pengguna Premium

Spotify Premium

This post is also available in: English

Spotify adalah aplikasi yang menyediakan layanan streaming musik terpopuler. Semua orang pastinya mengetahui aplikasi yang satu ini. Spotify memiliki sekitar 108 juta pelanggan premium. Pihak perusahaan yang membawahi aplikasi ini mengatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna Spotify tercatat lebih cepat dibandingkan dengan aplikasi pesaingnya yaitu Apple Music. Dulu, di awal perilisannya Spotify mengandalkan diskon untuk mempertahankan pengguna yang berlangganan.

Paket Spotify Premium

Kabarnya, baru-baru ini pihak Spotify berencana untuk menaikkan harga berlangganan. Sebelumnya ada beberapa paket yang ditawarkan untuk berlangganan Spotify, diantaranya:

a. Paket Premium Individual dibandrol dengan harga Rp 49.990 per bulan. Jika berlangganan maka akan gratis selama satu bulan. Harga tersebut hanya berlaku untuk pengguna baru.

Spotify Dashboard

b. Paket Premium Sehari & Seminggu dibandrol dengan harga mulai dari Rp 4.990 per harinya. Paket ini hanya berlaku dengan pembayaran satu kali sesuai waktu yang ditentukan. Jika masa waktu telah habis, maka tidak akan ada perpanjangan otomatis. Pengguna harus membeli paket kembali.

Untuk berlangganan sampai dengan seminggu cukup membayar Rp 16.500. Berlangganan satu bulan bisa membayar satu kali sebesar Rp 54.990. Jika ingin berlangganan 3 bulan, maka dapat membayar Rp 164.970 untuk satu kali pembayaran. Untuk pemakaian 6 bulan dibandrol harga Rp 299.940 untuk satu kali pembayaran. Yang terakhir, Berlangganan hingga satu tahun dapat melakukan satu kali pembayaraan sebesar Rp 499.900

Paket Spotify

c. Paket Premium Family dibandrol dengan harga Rp 79.000 per bulan hanya untuk pengguna baru. Paket ini berlaku hingga 6 anggota keluarga yang tinggal di alamat yang sama. Setelah berlangganan pertama kali, maka di bulan pertama akan gratis selama satu bulan. Paket ini juga menyediakan satu kali pembayaran dimana untuk satu tahunnya dikenakan harga Rp. 948.000. Untuk 6 bulan dikenakan harga Rp 474.000 dan untuk 3 bulan dikenakan harga Rp 261.000

Spotify Premium Family

d. Paket Premium Duo yang dibandrol dengan harga Rp 64.990 untuk pengguna baru. Jika menggunakan paket ini, maka di bulan pertama akan gratis setelah berlangganan pertama kali. Paket ini tersedia untuk dua orang yang tinggal di alamat yang sama. Harga tersebut berlaku di bulan pertama.

Spotify Premium Duo

e. Paket Premium Student yang dibandrol dengan harga Rp. 24.990 per bulannya yang hanya tersedia bagi pengguna baru khususnya bagi pelajar dimana Spotify memberikan diskon asalkan melakukan verifikasi jika memang pengguna adalah seorang pelajar. Verifikasi dilakukan dengan mengikuti perintah dari aplikasi.

Spotify Premium Student

Seperti yang rangkum oleh Loperonline.com dari TechCrunch (4/11/2020) bahwa kabar tersebut ditanggapi oleh CEO dari Spotify yang bernama Daniel Ek. Beliau mengatakan bahwa selama panggilan pendapatan perusahaan, di kuartal ketiga tahun 2020 ini Spotify telah berhasil menambahkan hingga enam juta pelanggan. Hal tersebut dilakukan agar pengguna Spotify yang membayar mencapai total 144 juta dari 320 juta pengguna yang aktif berlangganan.

Meskipun pihak Spotify berencana seperti itu, namun harga saham Spotify ternyata menjadi lebih rendah apalagi setelah layanan streaming musik terpopuler ini gagal dalam penjualan sehingga mengurangi pendapatan yang diterima. Oleh karena itu, dengan menaikkan harga langganannya, Daniel sangat berharap jika Spotify nantinya dapat memperoleh pendapatan yang lebih besar di pasar-pasar yang memiliki posisi baik.

Menurut TechCrunch, Spotify memiliki alasan yang baik dalam menaikkan harga langganan. Mereka secara konsisten lebih memilih rugi meskipun memiliki basic sebagai aplikasi streaming musik dengan pengguna terbanyak dari aplikasi streaming musik lainnya.

Sebelum menaikkan harga langganan secara luas, Spotify telah melakukan uji coba kenaikan harga langganan di beberapa pasar yang terpilih. Fokus utama Spotify sendiri adalah mengutamakan pertumbuhan pengguna di pasar yang terpilih yang pastinya sudah maju dimana pasar tersebut memiliki nilai per jamnya terus meningkat selama bertahun-tahun. Layanan akan lebih matang dan mengalami  peningkatan jika difokuskan kepada pengguna pasar itu sehingga sangat yakin jika pengguna akan terus membayar layanan streaming ketika mereka telah berlangganan Spotify.  Ternyata hasil yang didapatkan bernilai positif.

“Meskipun masih awal namun hasil yang didapatkan menunjukkan jika pasar yang dipilih sebagai tempat pengujian kenaikan harga memiliki pengguna yang tetap yakin bahwa Spotify tetap memiliki nilai yang luar biasa dan mereka bersedia untuk terus membayar lebih untuk layanan langganan dari Spotify. Jadi sebagai hasilnya, kalian akan melihat kami semakin memperluas kenaikan harga di pasar-pasar yang kami pilih terutama pasar yang berada di posisi yang strategis dalam menghadapi persaingan dan nilai per jam kami yang tinggi” ungkap Daniel.

Kenaikan harga ini hanya bersifat sementara karena masih dalam tahap uji coba. Mengenai harganya sendiri, Spotify tidak merinci berapa harga setelah biaya langganan dinaikkan, namun mereka berencana akan menaikkan harga secara lebih luas. Rencana menaikkan harga langganan tentunya atas dorongan dan kepercayaan dari pengguna.

Fitur Premium

Dengan naiknya harga langganan, tentunya fitur dan konten yang khusus pengguna berlangganan premium juga ikut ditingkatkan.

Fitur Spotify Premium

Menurut Daniel sendiri dengan meningkatkan konten tentunya berpengaruh pada pengembangan perpustakaan konten Spotify, khususnya Podcast karena layanan ini bisa dibilang investasi Spotify. Saat ini, Spotify tidak hanya menyediakan layanan musik saja, tetapi juga menyediakan layanan podcast. Saat ini, Spotify memiliki 1,9 juta podcast dengan 58 podcast asli dan eksklusif yang ditawarkan ke 16 pasar.

Sampai dengan saat ini, Spotify telah melakukan uji kenaikan harga yang  lebih tinggi di beberapa pasar. Pada tahun 2019, Spotify melakukan uji kenaikan harga untuk paket Premium Family di pasar Skandinavia dengan menaikkan harga sekitar 13% dari harga awal. Hal itu dilakukan untuk mengetahui mengetahui berhasil atau tidaknya Spotify dalam menawarkan harga layanan yang lebih tinggi secara global. 

Kabar terbaru dari Spotify, mulai tanggal 1 Oktober 2020 lalu Spotify telah menaikkan harga untuk paket Premium Family di Australia yang awalnya harga yang harus dibayar adalah AUS $17.99 atau setara dengan Rp. 186.947 menjadi AUS $18.99 atau setara dengan Rp 197.339. Harga tersebut berlaku untuk pelanggan baru yang pertama kali mendaftar akun Spotify Premium.

Pada tanggal 29 Oktober 2020 lalu, Spotify telah mencatat ada  beberapa pasar yang juga akan mengalami kenaikan harga termasuk Belgia, Bolivia, Peru, Swiss, Kolombia dan Ekuador. Selain paket Premium Family, Spotify juga menaikkan harga paket Premium Duo hanya di Kolombia.

Di Indonesia sendiri, saaat ini harga untuk berlangganan Spotify Premium di semua paket  belum mengalami kenaikan, termasuk juga paket Premium Family. Masih belum ada keterangan lebih lanjut mengenai akan adanya kenaikan harga langganan premium Spotify untuk pengguna negara Indonesia. Untuk saat ini, bagi pengguna awal paket Premium Family masih dibandrol dengan harga Rp 79.000 per bulan setelah melakukan percobaan gratis satu bulan. Hal itu diketahui dari aplikasi Spotify yang terpasang di ponsel.

Masalah tentang kapan rencana tersebut akan direalisasikan untuk pengguna di seluruh dunia, pihak Spotify masih belum memberikan keterangan lebih lanjut. Apalagi di tambah dengan keadaan dunia yang sedang dalam pandemi Covid-19 di mana banyak orang yang kehilangan pekerjaan sehingga tidak mungkin seseorang akan mengeluarkan biaya hanya demi berlangganan Spotify karena mereka harus hemat sampai mendapatkan pekerjaan kembali. Jadi sangat tidak mungkin jika Spotify menaikkan harga langganan di tengah pandemi ini.

Namun, dengan adanya pernyataan dari Daniel Ek, CEO Spotify sepertinya rencana untuk menaikkan harga berlangganan premium secara global akan dilakukan. Mungkin tidak dalam waktu dekat ini. Bisa saja rencana tersebut akan dilakukan setelah situasi normal kembali dimana kasus virus Covid-19 yang sedang melanda dunia hilang.

Itulah sedikit informasi mengenai kabar dari Spotify yang akan menaikkan harga berlangganan premium-nya. Semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat bagi kalian terutama bagi pengguna premium Spotify yang akan akan tetap berlangganan atau tidak setelah mengetahui akan adanya kenaikan harga di akun premium.

To Top