Tech & Auto

Taksi Terbang Dari Bandara Soetta, Alternatif Baru Untuk Hindari Macet

Taksi Terbang Dari Bandara Soetta, Alternatif Baru Untuk Hindari Macet

Kini ada yang baru di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yaitu layanan taksi terbang berupa helikopter dari dan menuju Bandara Soetta yang dipromosikan oleh Whitesky Aviation. Sebenarnya, salah satu moda transportasi ini sudah beroperasi sejak Agustus tahun lalu. CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja menuturkan, layanan taksi dengan helikopter atau disebut helicity ini merupakan pemutakhiran Bandara Soetta.

“Salah satunya membangun multimoda bandara Soekarno-Hatta. Sebab kita tahu ini best airport. Ini dapat menjadi model helicity atau taxi sebagai multimoda yang dapat dibangun di bandara,” terangnya saat sesi bincang virtual, pada Jumat (26/2/2021).

Keetua Umum Indonesia National Air Cartier Assosiation (INACA) juga menerangkan, Whitesky Aviation bekerjasa dengan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk menyediakan terminal helikopter atau heliport sebagai tempat helicity ini.

“Jadi tujuan dari heliport ini yaitu untuk mengakses masyarakat yang mau menuju airport atau dari airport ke tengah kota dengan memakai connecting flight,” kata Denon.

Ia menjelaskan, heliport taksi terbang tersebut dibangun di lahan seluas 3 hektar dengan satu shooting point serta tujuh parking stand. Heliport tersebut berkapasitas maksimum wait helikopter 12 ton.

Cara Pemesanan Dan Tarif Taksi Terbang

Denon menuturkan bahwa penumpang yang berjumlah 6 sampai 8 orang ditampung di heliport Cengkareng.

“Yang nantinya misi yang kita ambil tidak hanya VIP. Tapi helicity, helicity tersebut dapat secara pricing affordable bagi masyarakat umum,” tuturnya.

Lihat Juga: Senjata Api Impor Sudah Mendarat Di Bandara Soekarno-Hatta

Sedangkan untuk pemesanannya, lanjut Denon, masyarakat dapat memintanya menggunakan aplikasi Helicity. Layanan taksi terbang tersebut dapat menjangkau 72 titik di Jabodetabek, dengan rentang harga terendah Rp 8 juta untuk satu helicity.

“Jadi tarifnya antara Rp 8 juta sampai Rp 20 juta untuk yang helicity. Tetapi untuk yang chartered flight tersebut di atas Rp 20 juta. Kalau helicity 3 sampai 4 orang, kalau yang chartered flight dari 4 sampai 8 penumpang,” papar Denon.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top