Tech & Auto

Tips Menghindari Panas Berlebih atau Overheat Pada Laptop

Laptop Sering Panas? Ini Penyebabnya!

Salah satu masalah bagi para pengguna laptop adalah penggunaannya yang bisa memicu overheat apalagi bila lingkungan tidak mendukung (seperti cuaca panas atau ruangan tidak dilengkapi dengan pendingin udara). Memang penggunaan perangkat elektronik yang terlalu lama akan menyebabkan overheat namun bagaimana bila Anda sungguh-sungguh membutuhkan penggunaan laptop yang cukup lama? Overheat pasti tidak terhindarkan. Dengan munculnya overheat pasti hal ini akan mempengaruhi kinerja laptop dan pada akhirnya hasil kerja menjadi tidak maksimal. Nah untuk mengatasi hal tersebut, berikut ini merupakan ulasan singkat untuk meminimalisir overheat pada laptop.

Menggunakan cooling pad

Cooling pad menjadi teknologi yang bisa membantu para pengguna laptop dalam menurunkan suhu laptop dan perangkat sejenis hingga 5 derajat celcius. Pada cooling pad yang lebih canggih bisa mengurangi panas dengan lebih baik lagi. Ini memang menjadi cara yang banyak dilakukan untuk mengatasi overheat pada laptop. Namun pemakaian cooling pad juga harus dibatasi karena bisa jadi cooling pad justru akan membawa debu dan kotoran sehingga bisa masuk dalam perangkat.

Membersihkan heatsink pada laptop

Membersihkan part atau komponen satu ini pada laptop akan membantu Anda menghindarkan laptop dari overheat. Beberapa sumber yang bisa membuat laptop menjadi cepat panas adalah prosesosr, hard disk, baterai, VGA, adaptor, dan juga kipas yang ada di dalam laptop yang bisa jadi sudah berdebu cukup tebat sehingga kipas tidak bisa berputar sempurna dengan kencang. Setidaknya bersihkan kipas ini dan gunakan pelumas antara 3 hingga 4 minggu sekali. Buka bagian middle cover laptop dan angkat covernya yang buka skrup lalu angkat penutupnya. Bersihkan kipas dengan kain halus dan manfaatkan cotton bud untuk menjangkau sudut yang sempit sehingga kipas bisa lebih bersih.

Mengganti thermal paste pada CPU

Gantilah komponen yang mulai menunjukkan indikasi kerusakan, salah satunya pada Thermal Paste CPU yang merupakan komponen laptop untuk penghantar suhu panas pada GPU dan prosesor. Indikasinya bisa jadi terlihat ketika laptop secara tiba-tiba blank saat beban tinggi. Semakin lama penggunaan laptop, thermal paste jelas bisa mengalami dried out dan akhirnya efektivitasnya pun berkurang.

Mengandalkan setting-an laptop

Cara terakhir yang bisa dilakukan ialah dengan cara melakukan perubahan pada pengaturan atau setting di laptop tersebut. Selain membersihkan fisik laptop dan menambahkan cooling pad, Anda bisa melakukan setting ulang pada sistem laptop. Tujuannya agar suhu dapat turun. Anda juga bisa melakukan pengaturan LCD dengan pencahayaan yang minim, sehingga nantinya tidak akan memakan banyak energi yang dapat menyebabkan laptop menjadi semakin panas. Lihat juga pada pengaturan BIOS yang ada di laptop. Selain itu, Anda juga menggunakan beberapa software seperti Speedfan, yang dapat digunakan sebagai setting power di laptop. Software tersebut dapat mengontrol suhu pada komponen yang ada di laptop.

Keempat cara di atas dapat Anda lakukan jika laptop sudah mulai oveheat atau panas berlebih. Cukup mudah kan caranya? Jangan biarkan laptop overheat lama-lama karena bisa merusak komponen hardware di dalamnya. Semakin sering dipakai, berarti harus semakin sering juga dibersihkan. Dari hal-hal yang sepele saja bisa membuat masalah yang cukup besar pada laptop Anda. Biasanya dari overheat, kerusakan-kerusakan akan lebih mudah terjadi. Perhatikan saat laptop sudah mulai mengeluarkan udara atau panas yang berlebih. Untuk mengeceknya, hanya tinggal raba saja pada bagian bawah laptop. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top