Tech & Auto

Trik Mengamankan Browser dari Serangan Virus

virus CTB

 

Wajar saja apabila Anda sering merasa khawatir laptop akan terserang virus. Saat mengunduh file di laptop atau PC dengan menggunakan browser, banyak kemungkinan virus yang bisa masuk ke dalam browser Anda. Misalnya saja Anda tidak sengaja meng-klik malware atau adware dari website tersebut. Wah, kalau sudah begitu pasti repot! Cukup sulit untuk megembalikan browser ke kondisi semula. Apalagi jika browser yang Anda gunakan itu sudah terintegrasi dengan seluruh halaman yang dibutuhkan. Jika sudah seperti ini, sebaiknya Anda segera mengamankan browser agar tidak mudah terserang virus. Berikut ini merupakan cara mengamankan browser daris serangan virus, malware, maupun adware.

1. Meng-uninstall plugins yang tidak dibutuhkan

Salah satu cara untuk mengamankan browser ialah dengan meng-uninstall plugins yang tidak dibutuhkan pada browser. Anda tidak perlu memasang plugins yang dirasa tidak perlu karena hanya akan memenuhi browser. Ada juga plugins yang cukup berbahaya, misalnya Java. Caranya, masuk ke daftar plugin yang telah terinstal pada browser Anda. Kemudian pilih beberapa yang dirasa tidak dibutuhkan, lalu uninstall.

2. Browser harus selalu update

Sebaiknya aktifkan selalu fitur update pada browser untuk mengurangi risiko terserang virus. Aktifkan fitur ‘automatic updates’ pada web browser. Kemudian jangan menggunakan web browser yang outdate¬†seperti Internet Explorer dan Safari. Anda bisa menggunakan beberapa browser yang memiliki fitur ‘automatic updates’ seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox.

3. Mengaktifkan Click-to-Play Plug-ins

Anda bisa mengaktifkan opsi click-to-play plugins di web browser untuk membuat laman web menjadi lebih cepat. Selain itu, CPU cycles serta kekuatan baterai juga akan lebih hemat. Kemanan pun lebih terjamin karena penyerang tidak bisa mengeksploitasi kecacatan yang ada di plugin browser.

4. Menjalankan program Anti-Exploit

Program Anti-Exploit merupakan program yang digunakan untuk memperkuat browser terhadap virus yang sering menyerang web browser. Program tersebut hanya mencegah beberapa perilaku pada browser yang tidak biasa. Anda dapat menggunakan program Anti-Exploit seperti Microsoft EMET dan Malwarebytes Anti-Exploit.

5. Menggunakan peringatan pada Browser Extensions

Anda bisa menggunakan Browser Extension untuk memudahkan dalam browsing. Fitur ini juga berfungsi untuk mengkostumisasi website serta browser yang sedang digunakan. Namun Browser Extensions juga cukup bahaya karena bisa membuat browser Anda terserang adware, capture keystoreks, serta melacak aktivitas browsing.

Kelima cara di atas dapat Anda lakukan untuk mengamankan browser Anda dari serangan virus, malware, dan adware. Jika browser Anda mulai terasa lamban, segera praktekkan cara-cara di atas agar virusnya tidak menjalar ke software lain.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top