Tekno & Auto

Viral Pelat Nomor RFH di Kasus Pemukulan, Sebenarnya Siapa Sih yang Berhak Memakainya?

Pelat Nomor RFH

Setelah viral video penganiayaan di pinggir jalan, publik mempertanyakan penggunaan pelat nomor RFH yang digunakan oleh tersangka. Pelat nomor khusus berkode RFH itu digunakan pelaku yang diduga anggota ormas politik.

Sebelumnya, terjadi aksi pemukulan terhadap seorang pengendara JF di ruas jalan Tol Dalam Kota, Gatot Subroto, Jakarta, pada Sabtu (4/6/2022) pukul 12.40 WIB. Kejadian tersebut pun viral di media sosial. Dua orang diamankan dengan inisial AF dan FM. Sejauh ini hanya FM yang dijadikan sebagai tersangka.

FM diketahui adalah pengemudi mobil Nissan X-Trail dengan pelat nomor RFH. Sementara AF alias Ali Fanser Marasabessy yang berada di lokasi kejadian merupakan Ketua Bravo-5.

Lihat Juga: Pelat Nomor Putih Diterapkan Mulai Juni 2022, Kendaraan Ini yang Diprioritaskan

Siapa Saja yang Bisa Menggunakan Pelat Nomor RFH?

Kasus ini akhirnya menimbulkan pertanyaan soal arti dari RFH pada pelat nomor. Lalu siapa saja yang bisa memakainya?

Seperti diketahui, sebenarnya kode RF pada pelat nomor tak bisa sembarangan digunakan karena termasuk pelat nomor khusus atau rahasia.

Ada aturan yang melandasinya, yaitu Peraturan Kapolri No 3 Tahun 2012 tentang Penerbitan Rekomendasi STNK dan TNKB (pelat nomor) khusus dan rahasia bagi kendaraan dinas.

Tercantum dalam Pasal 2 Ayat e ditetapkan bahwa pelat nomor khusus dan rahasia hanya diterbitkan dan diberikan kepada pejabat tertentu sesuai tugas dan jabatannya.

Lalu menurut Pasal 6 pelat nomor rahasia dipakai oleh intelijen TNI, intelijen Polri, Intelijen Kejaksaan, Badan Intelijen Negara dan penyidik atau penyelidik.

Kemudian, pelat nomor khusus diberikan pada instansi pemerintahan untuk pejabat eselon I, eselon II, eselon II, TNI dan Polri.

Selain itu pelat nomor khusus juga dapat diberikan pada pihak selain TNI dan instansi pemerintahan. Yakni kepada pejabat maupun petugas di lingkungan Polri menurut rekomendasi Propam seperti tertuang dalam Pasal 7 Ayat 1.

Lihat Juga: Kontroversi Pelat Nomor Khusus Anggota DPR

Sementara, huruf H, dalam pelat nomor RFH tersebut, sesuai aturan dikhususkan untuk kendaraan pejabat negara eselon II (Direktur di Kementerian). Kode RFH adalah singkatan dari Reformasi Hukum.

STNK dan pelat nomor khusus ini pun berlaku sanya satu tahun dan bisa diperbarui.

Sebelumnya, kepolisian telah mengungkap bahwa pelat nomor RFH yang dipakai oleh tersangka berinisial FM tak terdaftar. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top