Travel

Etiket Minum Soju di Korea Selatan

Anda berencana berkunjung ke Korea Selatan? Jangan sepelekan untuk mencari informasi tentang tradisi, kebudayaan, terutama etiket di sana karena alih-alih bersenang-senang Anda malah akan mendapat pengalaman yang kurang menyenangkan jika melanggar etiket di sana. Anda yang hobi menonton drama Korea pasti tidak asing lagi dengan Soju. Nyaris di semua drama pasti ada saja adegan meminum soju.

Ya, Soju memang erat kaitannya dengan masyarakat Korea. Soju merupakan minuman yang terbuat dari beras yang difermentasi hingga terciptanya kadar alkohol yang cukup memabukkan, yaitu sekitar 20-45% ABV. Sedikit tentang sejarah Soju, pada tahun 1300 saat perang antara Mongol dan Korea, orang Mongol sempat mengajarkan masyarakat Korea caranya membuat arak. Dari generasi ke generasi, terciptalah minuman alkohol Soju. Belakangan, bahan utama Soju pun kadang divariasikan. Ada yang terbuat (atau dicampur) dengan tepung kentang, ubi manis, gandum atau barley. Cita rasa Soju sedikit mirip vodka yaitu terasa ringan saat ditenggak namun berekasi ketika meneguknya di tenggorokan. Aroma Soju sendiri mirip dengan aroma aceton.

Dulunya Soju adalah minuman yang tergolong mahal sehingga hanya kalangan tertentu yang bisa menikmatinya. Pada abad ke-20 barulah berdiri pabrik-pabrik penyulingan Soju dan semenjak itu Soju bisa dinikmati oleh masyarakat banyak dengan harga terjangkau yaitu 1000 – 3000 Won per botol atau setara dengan 10.000 – 30.000 Rupiah per botolnya. Merakyatnya Soju membuat minuman beralkohol ini mudah ditemukan di minimarket bahkan di warung-warung pinggir jalan di Korea Selatan.

Budaya minum Soju berawal dari kebersamaan rekan kerja. Di Korea Selatan, para pekerja baik atasan maupun bawahan biasanya minum-minum untuk sekadar merayakan keberhasilan,  naik pangkat, kedatangan orang baru hingga acara traktir-mentraktir. Ditemani obrolan dari yang ringan hingga serius, ditemani camilan seperti ceker pedas, daging sapi, daging babi, usus sapi atau usus babi.

Soju kerap kali diminum dalam pertemuan kelompok. Jika Anda melihat di drama, ada tokoh yang meminum soju sendirian, maka tokoh tersebut bisa dipastika sedang merasa sedih, stres, depresi dan sedang ingin sendiri. Adegan itu benar adanya. Di Korea Selatan Soju biasa dinikmati secara berkelompok untuk merayakan sesuatu yang sifatnya membahagiakan dan meminum Soju sendirian hanya akan membuat Anda terlihat menyedihkan. Pada waktu berkumpul minum Soju itulah etiket diterapkan:

  • Menuang soju ke gelas sendiri saat acara perkumpulan akan dianggap tidak sopan. Maka, tuangkanlah soju untuk orang lain dan minumlah soju yang dituangkan oleh orang lain.
  • Ketika menuangkan soju, pegang botol dengan tangan kanan sementara tangan kiri menyentuh siku tangan kanan.

  • Bila menerima soju yang dituangkan orang lain, letakkanlah gelas di telapak tangan kiri dan pegangn gelas dengan telunjuk dan ibu jari sambil menundukkan kepala sedikit sekitar 20 derajat.

  • Jika sudah dituangkan soju, Anda harus langsung meminumnya sebab jika tidak Adna akan dianggap tidak sopan. Ketika meminum gelas pertama, Anda diharuskan meminum seluruh soju dalam gelas dalam sekali teguk. Gelas berikutnya barulah boleh meminum soju sedikit demi sedikit sambil mengobrol dan menyantap cemilan.
  • Jika Anda sudah meneguk habis soju dalam gelas Anda, Anda harus meletakkan gelas tersebut ke atas meja dan Anda hanya boleh mengisi gelas lagi ketika gelas sudah benar-benar kosong.

Di antara banyaknya waktu bersama untuk meminum Soju pastilah ada saatnya meminum soju bersama orang yang dihormati entah itu atasan, rekan kerja yang lebih tua atau orang tua dalam keluarga. Jika Anda mengalami situasi demikian maka ketahuilah ada beberapa etiket khusus yang mesti Anda patuhi saat meminum Soju bersama orang yang dihormati. Di antaranya:

  • Tuangkanlah soju ke gelas orang yang lebih tua tanpa diminta.
  • Jika Anda minum soju dengan orang yang lebih tua baik secara umur maupun profesional dari Anda, pada gelas pertama Anda diharuskan memalingkan wajah saat menenggak soju dengan menutupi gelas soju Anda dengan telapak tangan. Gelas berikutnya Anda hanya harus menunduk sedikit saat menenggaknya.
  • Jika di atas disebutkan Anda harus menaruh gelas di telapak tangan saat menerima soju, maka jika Anda minum soju dengan orang yang lebih tua, terimalah soju dengan kedua tangan memegang gelas.

  • Jika atasan menuangkan soju untuk Anda, bisa dipastikan atasan tersebut menyukai Anda.

Itu dia beberapa etiket meminum soju yang mesti Anda tahu sebelum berkunjung ke Korea Selatan. Mengingat pentingnya etiket tersebut dijaga, alangkah baiknya jika Anda ikut menghargainya. Namun, segala sesuatu tentu kembali lagi pada pribadi Anda masing-masing. Jika Anda tidak meminum alkohol dan seseorang mengajak Anda meminum soju, alangkah baiknya jika Anda membicarakan hal tersebut secara baik-baik dan jangan memaksakan diri. Anda mungkin bisa ikut kumpul saja tapi tidak minum soju. Demikian, semoga menjadi informasi yang bermanfaat bagi Anda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top