Travel

Fasilitas Ekstrim di Printemps Departemen Store

Portal Berita

Printemps didirikan pada tahun 1865 oleh Jules Jaluzot dan Jean-Alfred Duclos. Toko ini dirancang oleh arsitek Jules dan Paul Sédill, di Paris, Prancis pada tanggal 3 November 1865. Kebijakan Printemps yaitu merevolusi praktek bisnis ritel. Dimana harga sebuah barang tidak bisa di tawar lagi. Printemps menggunakan skala ekonomi untuk menyediakan barang-barang berkualitas tinggi dengan harga yang kelas menengah berkembang mampu. Mereka juga memelopori ide diskon penjualan. Printemps tercatat sebagai pemberi inovasi branding juga, membagi-bagikan karangan bunga violet pada hari pertama setiap musim semi dan memperjuangkan gaya Art Nouveau baru, dengan alam terinspirasi motif nya.

Printemps utama terletak di Boulevard Haussmann di arondisemen 9 dari Paris bersama dengan terkenal lainnya department store seperti Galeries Lafayette. Terdapat Printemps di Paris dan seluruh Perancis. Printemps telah membuka cabang di luar Perancis di lokasi termasuk Andorra, distrik perbelanjaan Ginza di Tokyo, Jeddah, Arab Saudi dan Shanghai.

Akhir-akhir ini, dikabarkan bahwa Printemps yang terletak di Pudong, China, menyediakan fasilitas baru yang anti Mainstrean dan tergolong sangat menyeramkan. Perotosan yang di desain di dalam Mall tersebut memiliki ketinggian 20 m. Perosotan yang berbentuk lorong pipa tersebut menguji adrenalin setiap pengunjung dengan gratis. Dikabarkan, bahwa lorong pipa yang dibagun tersebut, dapat digunakan sebagai alternative lift dan eskalator yang ada pada Departement yang memiliki lima lantai. Sungguh menakjubkan.

Ada beberapa komentar mengenai tersedianya fasilitas tersebut. Seorang netizen mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut dapat menyebabkan kematian pada pengunjung yang mencobanya. Adapula yang berkomentar bahwa lorong-lorong pipa tersebut lebih baik dibuat secara transparan. Namun, dibalik itu semua ada beberapa pengunjung yang menyambut baik dengan adanya fasilitas tersebut, sekalipun tidak sedikit pengunjung yang tetap diliputi rasa khawatir.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top