Travel

Indahnya Kolam Alami Pantai Kedung Tumpang

Indahnya Kolam Alami Pantai Kedung Tumpang

Pantai merupakan salah satu destinasi wisata pilihan favorit para wisatawan. Menikmati bentangan pasir dan deburan ombak yang menabrak karang, ditambak dengan hembusan angin khas pesisir. Biasanya ada obyek yang membuat sebuah pantai digemari, misalnya batu batu besar seperti di Pantai Tanjung Tinggi, di Belitung.

Namun, ada juga fenomena alam yang mempesona wisatawan. Seringkali, ada kolam alami, atau sering disebut laguna, yang terbentuk di daerah pantai. Kolam alami yang terkenal adalah Angel’s Billabong di Nusa Penida, Bali. Akan tetapi, Jawa timur juga punya cekungan air yang indah. Tepatnya di Pantai Pantai Kedung Tumpang, Tulungagung.

Wisata Kedung Tumpang, begitu warga setempat mengenalnya, merupakan salah satu spot wisata yang mulai terkenal di media sosial akhir-akhir ini. Wisata ini memang agak kurang pas jika disebut pantai karena hanyalah ada gugusan karang tanpa pasir seperti pantai pada umumnya.

Benar, tempat wisata Kedung Tumpang yang ada di Tulungagung ini hanyalah sebuah gugusan karang dengan beberapa kolam yang terbentuk secara alami saja. Kolam alami tersebut terbentuk karena hempasan gelombang laut selatan yang kuat, sehingga melubangi karang yang ada dan terbentukklah kolam alami.

Wisata Pantai Kedung Tumpang ini tepatnya berada di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Bisa diakses dari beberapa kota terdekatnya, seperti dari Blitar ataupun Kediri. Namun, paling nyaman untuk menuju wisata Kedung Tumpang adalah dari Blitar.

Biasanya, para traveller mengunjungi Kedung Tumpang setelah berwisata ke Pantai Molang terlebih dahulu. Jarak Kedung tumpang dan Pantai Molang tidaklah jauh dan masih satu arah. Lokasi Kedung Tumpang juga masih sangat alami sehingga banyak traveller yang menghimbau untuk tetap menjaga kebersihan tempat tersebut.

Wisata Kedung Tumpang masih dikelola oleh penduduk sekitar. Tapi tenang, untuk area parkir sudah ada dan dikenakan biaya Rp 5000 untuk sepeda motor. Selain itu, sudah ada warung tenda yang menjual kebutuhan seperti air mineral atau cemilan. Untuk masuk ke tempat tersebut, wisatawan tidak dikenakan biaya.

Laman liburmulu.com juga memberikan beberapa tips saat akan berlibur di Kedung Tumpang. Pertama, pakailah pakaian dan alas kaki yang memadai karena Kedung Tumpang jalannya curam. Tidak perlu memakai baju yang berlebihan. Sekedar kaos dan celana pendek yang nyaman cukup. Untuk alas kaki jangan gunakan sandal jepit, lebih baik sandal gunung.

Kedua, wisata Kedung Tumpang masih dikelola oleh penduduk sekitar. Parkirnya pun masih di lahan pertanian penduduk sekitar. Sebagai tamu, traveller harus bersikap sopan. Jangan sampai di sana merusak lahan pertanian penduduk, atau buang sampah sembarangan.

Pantai Kedung TumpangKetiga, hindari vandalisme. Buat kalian yang tangannya sering gatal untuk menulis atau mencorat coret fasilitas umum, atau bahkan karang-karang disana, jangan lakukan itu. Wisata Kedung Tumpang masihlah asri dan oleh sebab itu harus dijaga keasriannya. Dengan begitu, bukan hanya kita yang nanti bisa menikmati keindahannya, namun juga orang lain, bahkan generasi setelah kita.

Selamat mencoba tempat wisata tersebut, guys! Ingat, tempat wisata adalah wilayah umum, tetap jaga kebersihan dan keasrian lingkungan tempat wisata agar tempat wisata di Indonesia, bukan hanya Kedung Tumpang, bisa menjadi destinasi yang terkenal hingga ke mancanegara. Salam Lestari.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top