Travel

KOTA TERAPUNG DI DUNIA

Jika berbicara mengenai kota terapung, pikiran kita pada umumnya akan mengarah ke kota Venice di Italy. Yang tergambar di kepala Anda kemudian adalah menelusuri kota dengan menggunakan gondola yang dikendalikan oleh orang dengan baju bermotif garis, mengenakan topi berpita dan scraf. Sepanjang perjalanan Anda akan melihat bangunan berwarna warni di tepian kanal ditingkahi bangunan-bangunan dengan seni arsitektur Italy yang rumit. Wajar saja kalau Anda berpikir seperti itu, karena Venice memang merupakan kota terapung yang paling terkenal di dunia dan dikunjungi oleh hampir 20 juta orang per tahunnya. Namun tahukan Anda bahwa Venice bukanlah satu-satunya kota terapung di dunia? Jika saat ini telah menentukan Venice sebagai tujuan liburan Anda selanjutnya karena tertarik dengan dengan keunikan sebuah kota terapung, sebaiknya Anda pertimbangkan juga beberapa  kota terapung lain yang akan dipaparkan disini, siapa tahu Anda akan merubah haluan.

AMSTERDAM, BELANDA

Kota yang dijuluki ‘Venice dari utara’ ini memiliki kurang lebih 165 kanal sepanjang 60 mil total keseluruhan. Kanal-kanal pertama pada awal tahun 1600-an pada awalnya dibangun untuk keperluan transportasi dan pertahanan. Tiga kanal pertama dibentuk sedemikian rupa sehingga membentuk  pola setengah lingkaran yang alirannya menuju ke IJ Bay yang terletak di sebelah utara Belanda. Saat ini, bepuluh kanal baru telah dibangun untuk menghubungkan bagian terjauh dari kota menuju ke pusat sejarah disana.

COPENHAGEN, DENMARK

Seperti juga di Amsterdam, kanal di Copenhagen pertama kali dibentuk pada tahun 1600-an dan setiap masa memiliki tujuan yang beragam. Pada awalnya, pembuatan kanal dimaksudkan sebagai benteng perlindungan bagi angkatan laut Denmark namun kemudian fungsinya berubah dan tiba-tiba kota ini sudah menjadi pelabuhan Internasional dengan akses yang mudah ke laut Baltik. Salah satu distrik disana yaitu distrik Nyhavn menjadi sedemikian populer dengan bangunanya yang berwarna-warni cerah. Penulis ternama asal Denmark, Hans Christian Anderson pernah tinggal pada 3 rumah berbeda di Nyhavn, dimana di kota ini ia menulis dongeng-dongengnya yang pertama.

ST.PETERSBURG, RUSSIA

Kota ini juga merupakan kota yang dapat terhubung dengan laut Baltik. Dibangun diatas lebih dari 100 pulau, kanal di kota ini digali dan ditimbun untuk membantu mengeringkan tanah ber-rawa sekaligus untuk menghubungkan bagian dari kota menuju sungai Neva, hingga terus sampai ke laut. Kanal-kanal di kota ini dipergunakan untuk perdagangan, jalur untuk kapal militer, dan sebagai system katup pencegah banjir. Dibangun pada tahun 1712 dan sebagian besar bagiannya adalah kanal. Kehadirannya sebagai kota pelabuhan membuat manusia dan barang dapat dengan mudah datang dan pergi, dan hal tersebut sangat menguntungkan bagi kota ini.

ANNECY, PERANCIS

Kota yang dijuluki ‘Vanice dari Savoie’ ini adalah kota kuno yang sudah ada sejak tahun 3100 sebelum Masehi. Memiliki persilangan kanal utama Le Thiou yang bermuara pada Lac d’Annecy atau danau Annecy yang merupakan danau terbesar ketiga di Perancis. Bersama sejarah panjangnya, kanal di kota ini telah menawarkan kemudahan akses transportasi bagi warga serta untuk keperluan bisnis. Sejak masa abad pertengahan pabrik tekstil dan baja tumbuh pesat di sepanjang pinggiran kanal kota ini dan masih hidup hingga saat ini, berkat lokasi dan akses yang prima.

VENICE, ITALY

Tentu saja, kita tidak dapat mengabaikan kota ini dalam daftar kota terapung di dunia. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Venice merupakan kota terapung paling populer. Kota yang sering dianggap sebagai kota kanal atau kota terapung paling orisinil di dunia ini memiliki 115 pulau-pulau kecil. Setelah jatuhnya kekaisaran Romawi, warga Venecia membangun kota dan tempat tinggal diatas kayu pancang yang ditancapkan diatas tanah berpasir di pulau-pulau ber-rawa di daerah tersebut. Namun sayangnya kanal-kanal populer disana ironisnya justru menjadi salah satu penyebab kerugian penyebab hancurnya system saluran dalam di kota tersebut, dikarenakan mudahnya akses masuk kapal pesiar dan kargo ke wilayah ini. Terlalu banyaknya serbuan air laut yang datang dari kapal-kapal tersebut, masuk ke system saluran dan menyebabkan erosi pada bangunan dan juga air pasang yang tak terkendali.

CAPE CORAL, AMERIKA SERIKAT

Kota ini dipagari oleh lebih banyak kanal, melebihi semua kota terapung yang lain dengan total panjang kanal sekitar 400 mil. Hampir keseluruhan wilayahnya hanya dapat dicapai dengan menggunakan alat transportasi air untuk menuju tempat satu ke tempat yang lain. Kota ini direncanakan dan dikembangkan sejak tahun 1958, dimana sejak saat itu penduduknya makin lama makin bertambah hingga kini mencapai sekitar 200.000 penduduk. Kota dengan julukan ‘Waterfront Wonderland’ ini merupakan satu satu dari sepuluh besar kota untuk para pensiunan di Amerika Serikat.

ERNAKULAM, INDIA

Ernakulam terletak di pantai barat India dan mengandalkan transportasi air sebagai bentuk transportasi utama. Distrik ini terhubung ke kota-kota terdekat dengan menyediakan 30 perusahaan layanan perahu yang beroperasi pada lebih dari 50 dermaga di wilayah tersebut. Perjalanan yang memakan waktu 45 menit menggunakan bus dapat ditempuh dengan menggunakan perahu dalam waktu 15 menit saja.

TIGRE, ARGENTINA

Kota ini terletak di atas sungai Lujan di perbatasan Buenos Aires. Nama Tigre sebenarnya ditujukan kepada jaguar yang terlihat berkeliaran di daerah delta sepanjang 5.405 mil persegi di wilayah tersebut. Pada awalnya, kota ini dipergunakan sebagai tempat peristirahatan dengan taman hiburan dan museum, namun sempat mengalami kegagalan. Pada lebih dari satu decade terakhir akhirnya kota ini diremajakan dan dipugar kembali. Kanal di kota ini kini kembali ramai dipenuhi dengan tempat wisata dan rekreasi.

SUZHOU, CHINA

Dijuluki ‘Venice dari Timur’, Suzhou memiliki labirin kanal dan saluran air berliku yang mempesona. Kota kuno ini memiliki wilayah perairan buatan manusia terpanjang yang di sebut The Grand Canal yang didirikan 495 sebelum Masehi dan memiliki panjang 1.200 mil dari Beijing ke Suzhou. Pada kanal yang melewati kota Suzhou, wisatawan dapat menikmati keajaiban sejarah seperti misalnya gerbang-gerbang kota kuno, kuil-kuil dan rumah-rumah-rumah tua.

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top