Travel

Menyantap Menu Musim Panas di Pantai Banten

Maldive beach Tempat Terindah Yang Wajib Kamu Kunjungi

Musim panas akan segera tiba! Di Provinsi Banten, langit musim panas selalu biru cerah ditemani nyiur pohon kelapa yang melambai-lambai seolah menyentuh awan. Pantai-pantai menyejukkan mata, ombak gagah berdebur di laut luas, beraneka jenis tanah berpasir membekaskan jejak-jejak telapak wisatawan. Pantai-pantai itu, sebut saja Pantai Anyer yang terkenal, Pantai Carita yang selalu ramai, Tanjung Lesung yang memikat hingga Pantai Sawarna yang luar biasa eksotis.

Menghabiskan waktu di pantai-pantai di Banten, rasanya tidak cukup satu hari. Belum lagi banyaknya kuliner khas Banten yang menggoda. Manjakan dirimu dengan mencicipi menu-menu makanan khas Banten berikut ini, sambil menikmati udara sejuk tepi pantai.

Satai Bandeng

Di Banten, ikan bandeng sudah sejak lama dibudidayakan di tambak-tambak. Di sana kamu akan banyak menemui beragam menu yang berbahan baku ikan bandeng. Salah satunya Satai Bandeng, masakan berbahan daging ikan bandeng yang sudah dipisahkan dari durinya, dicampur bumbu-bumbu seperti santan dan rempah-rempah lalu sebelum dibakar, daging ikan bandeng tersebut dililit ke tusukan satai.

Ada juga Satai Bandeng yang dililit pada tangkai serai, sehingga aroma lezatnya lebih harum khas serai. Rasanya asin, manis dan pedas. Makan bersama sambal dan nasi hangat, berlibur ke pantai Banten dan menyantap menu ini bagai mendapat angin segar di musim panas. Mak nyus!

Nasi Sumsum

Nasi bakar selalu lebih terasa gurih dan meresap bumbu gurihnya. Biasanya dibungkus dengan daun pisang sebelum dibakar sehingga ketika hendak dimakan, rasa nasi berbumbu dan aroma daun pisang menyatu sempurna.

Di Banten, nasi bakar yang tidak boleh dilewatkan adalah Nasi Sumsum. Sesuai namanya, nasi bakar ini dipadu dengan gurihnya sumsum tulang kerbau. Proses pembakaran nasi yang menghasilkan lelehan minyak dari sumsum tulang akan menimbulkan aroma dan cita rasa yang berbeda.

Satai Bebek

Daging bebek yang cenderung keras dan susah diolah, di Banten malah menjadi menu utama. Sering dijajakan di restoran bahkan membeli dari pedagang makanan yang berkeliling pun tak kalah lezatnya. Satai Bebek ini salah satu kuliner khas yang berasal dari Desa Cibeber, Banten. Rahasia kelezatannya berasal dari daging bebek pilihan yang tidak berbau amis dan empuk sehingga bumbu gurihnya bisa meresap hingga ke dalam daging bebek.

Rabeg

Daging kambing yang empuk, bersama jeroan yang gurih, berpadu dengan kuah kental yang pedas. Memang mirip dengan gulai, tapi cara masaknya yang diungkep lama di atas perapian membuat Rabeg lebih meresap bumbunya.

Pedasnya bukan dari cabai, tapi pedas merica yang nikmat dan memgundang selera makan. Aroma rempah daun jeruk, pala dan kayu manis akan menimbulkan cita rasa istimewa ketika lidah mengecap.

Bandeng Lumpur

Lumpur yang digunakan adalah lumpur sungguhan. Sebelum dibakar, ikan bandeng disalut dengan lumpur dan bumbu-bumbu lain. Tujuan menggunakan lumpur adalah sebagai penghantar panas ketika bandeng berada di atas panggangan. Rasanya tentu unik dan gurih Nikmati bersama sambal, lalap segar dan nasi hangat.

Sup Ikan

Tak hanya ikan bandeng yang menjadi primadona kuliner di Banten. Ikan kakap diolah pula menjadi masakan khas yang unik, yakni berupa sup ikan yang segar. Kuahnya berupa sayuran seperti sup biasa, seperti wortel, kol, kentang, dan buncis. Aroma pala dan lada memguar ketika disajikan, segar tomat hijau melengkapi kelezatan.

Santap bersama nasi putih hangat dan emping melinjo sebagai taburan. Beberapa orang menambahkan kecap manis ketika menyantapnya, rasanya tidak kalah lezat.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top