Travel

Swiss: 5 Desa Negeri Dongeng Ada di sana

Portal Berita

Selain coklat, jam tangan Swiss Army dan segala produk susu, apa yang terpikir pertama kali saat mendengar negara Swiss disebut? Tentunya salju, bermain ski, serta keindahan sempurna gunung-gunung memikat: Alpen, Jungfrau, Eiger, Monch dan lainnya. Lalu, tahukah kamu ada 5 desa bak negeri dongeng terdapat di sana, banyak di antaranya dekat dengan gunung-gunung bersalju dan memiliki beragam destinasi wisata memukau.

Desa dengan hutan hijau dan udara segar khas perbukitan di musim panas, serta lukisan alam gunung bersalju serba putih saat musim dingin yang selama ini bisa kamu lihat di kalender, berwisata ke sana bisa-bisa membuatmu betah dan di sanalah liburan sesungguhnya. Daripada penasaran, intip sekarang, yuk!

1. Interlaken

Rumah dan villa masih memiliki unsur tradisional di sini, namun juga moderen. Setiap rumah memiliki bunga sebagai penghias. Berkilauan, sebab dua danau jernih mengapit desa ini, ialah danau Thun dan danau Brienz yang tersohor. Danau Thun, dimana ia begitu molek dengan kapal layar dan rumah pedesaan di sekitarnya, melengkapi betapa asri, namun juga moderen desa ini.

Interlaken.

Interlaken.

Fasilitas bagi wisatawan lengkap. Selain bisa menyusuri danau dengan perahu sembari diiringi udara segar, di Interlaken juga memungkinkanmu untuk bermain ski, naik kereta luncur atau snowboarding di sela pemandangan indah.

2. Lauter Brunnen

Letaknya di lembah pegunungan Alpen. Tebing menjulang, tiga gunung, yakni gunung Eiger, Monch dan Jungfrau mengelilingi desa yang dekat dengan Interlaken, Bern, Swiss ini. Desa Lauter Brunnen, namanya. Desa yang menjadi lokasi wajib saat wisatawan berkunjung ke Swiss ini, memiliki 72 air terjun. Sesuai namanya, Lauter Brunnen, yang berarti ‘banyak mata air’. Yang terkenal adalah air terjun Staubbach, salah satu air terjun tertinggi di dataran Eropa, yang memiliki tinggi 300 meter. Lokasi ini sudah dikenal sebagai objek para seniman, lahirnya mahakarya, seperti Misty Mountain yang melatarbelakangi terciptanya film ‘The Hobbit’.

Lauter Brunnen.

Lauter Brunnen.

Selain air terjun dan keasrian sekeliling desa, yang juga menarik mata adalah banyaknya rombongan sapi ternak. Sampai-sampai saat berjalan menyusuri desa ini, ekor-ekor sapi itu saling bertautan membentuk harmoni menjadi rangkaian nada. Relaks.

Saat musim panas, wisatawan yang berkunjung ke Lauter Brunnen bisa memilih ingin mendaki atau bermain paralayang. Saat musim dingin, barulah wisatawan bisa bermain ski.

3. Pontresina

Pontresina.

Pontresina.

Pemandangan indah bak lukisan. Hutan pinus menebarkan wangi relaksasi, menjadikan desa Pontresina begitu tenang, sempurna sebagai tempat peristirahatan. Naik kereta kuda di sepanjang lembah Roseg, lengkapi perjalanan menjelajahi gletser Morteratsch. Sesampainya di sana, jangan lewatkan pengalaman membuat keju di Alpine Dairy of Morteratsch.

4. Murren

Di desa ini, tidak diperkenankan mobil atau kendaraan berpolusi lainnya. Mungkin, saking asrinya, yang pertama kali kamu dengar ketika menginjakkan kaki di desa Murren ini adalah kicauan burung, serta gemerisik merdu gesekan daun-daun, sebab desa ini memang memiliki hutan lebat yang pohon-pohonan sangat rimbun.

Murren.

Murren.

Rumah-rumah penduduk di bangun di lereng bukit, paralayang memenuhi langit, menciptakan ilusi bahwa awan begitu dekat, dapat dijangkau dengan tangan.

Wisatawan dengan tujuan melakukan snowboard, bisa memilih dua jalur pendakian. Yakni jalur sepanjang 32 mil dan jalur tak bersalju. Menikmati pemandangan pegunungan dengan menaiki kereta gantung juga tidak akan mengecewakan.

5. Grindelwald

Grindelwald.

Grindelwald.

Pernah melihat film animasi Wizard of Oz? Mungkin inilah versi dunia nyatanya. Udara dingin perbukitan yang segar, bunga-bunga menebar harum, burung berkicauan manjakan pendengaran. Berdiri di puncak gletser, desa ini memberikan ketenangan, pemandangan yang luar biasa memukau.

Para wisatawan yang ingin bermain ski, maka Grindelwald adalah tempat dimana semua tingkat pengalaman berseluncur ada di sini. Lereng indah beragam. Bila tak datang ke sana untuk bermain ski, naik kereta luncur dan lintas alam bisa dijadikan alternatif. Selamat berwisata, ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top