Tempat Wisata Hiu Paus di Botubarini, Bone Bolango – Gorontalo

Objek wisata hiu paus di perairan Desa Botubarani, menjadi ikon kabupaten Bone Bolango dalam mempromosikan sumber daya alam didaerah tersebut.

Bupati Bone Bolango ‘Hamim Pou’ mengatakan, “Pengelolaan lokasi wisata hiu paus ini harus ditata dengan baik, infrastruktur dipercantik dan dilengkapi mulai dari toilet yang memadai sampai infrastruktur lain penunjang pariwisata di Bone Bolango, karena sudah banyak publik mengetahui pariwisata ini.”

Perairan Botubarini, Kecamatan Kabila Bone terdapat banyak hiu paus dimana merupakan salah satu daya tarik pariwisata di Bone Bolange.

Sekarang bagaimana menjaga dan melestarikan objek wisata Bone Bolango agar dapat terus menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hanim Pou menambahkan, untuk kunjungan wisatawan mancanegara cukup banyak kendati wisatawan domestik lebih mendominasi.

Sebelumnya, Objek wisata hiu paus Bone Bolange ditutup selama seminggu dan dibuka secara resmi untuk umum pada tanggal 17 April 2016. Pembukaan objek wisata hiu paus Bone Bolange dilakukan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Rusli Habibie mengatakan, “Sengaja kami tutup dulu kawasan ini untuk menata sekaligus mengatur. Sekarang peraturannya ketat, tidak bisa menyentuh hiu dan buang sampah.”

Kemunculan hiu paus tersebut menjadi anugerah bagi warga dan nelayan setempat, yang dapat mendatangkan wisatawan lokal dan asing.

Peraturan barupun diterapkan untuk jumlah kapal ataupun perahu harus dibatasi dan telah memiliki izin resmi dari pengelola. Ketika kecepatan kapal yang sedang mendekati hiu paus harus disesuaikan yaitu 10 knot jarak 1 mil dan 2 knot dengan jarak 50 meter.

Jumlah wisatawan juga dibatasi untuk melakukan penyelaman dan snorkeling untuk sekali menyelam, jumlah 6 orang wisatawan dengan 1 pemandu wisata.

Selain itu durasi berinteraksi dengan hiu paus maksimal 15 menit untuk setiap grup bagi penyelam, dan 30 menit untuk setiap perahu/kapal.

Pengunjung tidak diperkenankan menyentuh hiu paus, serta dalam mengambil foto dengan hiu paus wisatawan harus mematuhi arahan pemandu wisata.

“Yang kami atur juga posisi perahu. Nanti ada satu speed boat di tengah yang bertugas memberi makan, sementara perahu pengunjung di sekitarnya,” ujar Sutrisno, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo.

This website uses cookies.