Travel

Tetap Cantik Pulang Travelling

Tetap Cantik Pulang Travelling

Saat travelling dalam waktu lama, rutinitas kita seringnya berada di luar ruangan tentunya. Hal ini tanpa disadari membuat kondisi kulit, rambut, hingga bibir tak sama seperti sebelumnya. Cuaca dingin yang ekstrem atau sengatan sinar matahari bisa menjadi masalah. Untuk mengatasinya, lakukan cara mudah di bawah ini!

Kulit terbakar matahari

Siapa yang mampu menolak deburan ombak dan semilir angin di tepi pantai? Tanpa terasa, berjam-jam kulit kamu terekspos sinar matahari. Kulit memerah, panas dan pedih sering terjadi.

Solusi: Selalu gunakan sunscreen sebelum beraktifitas di bawah sinar matahari. Jika kulit terlanjur terbakar, dinginkan dengan balok-balok es untuk menenangkan kulit yang perih dan mengembalikannya ke suhu normal. Jangan lupa mengoleskan pelembab atau krim khusus setelah berjemur dengan kandungan aloe vera. Zat yang terkandung di dalam tanaman lidah buaya itu, ampuh untuk membantu proses penyembuhan kulit yang terbakar.

Kulit dehidrasi

Iklim yang dingin mudah membuat kulit menjadi kering dan bersisik. Jika dibiarkan kondisi kulit pun bisa makin parah, seperti ‘pecah-pecah’.

Solusi: Hindari produk perawatan kulit yang bersifat keras seperti sabun dengan busa melimpah. Lebih baik, pilih sabun yang kaya moisturizer. Untuk membersihkan wajah, gunakan susu pembersih dan penyegar. Untuk kulit tubuh balurkan minyak zaitun pada permukaan kulit sebelum mandi. Disarankan mandi dengan berendam air hangat tanpa menggunakan sabun. Lalu saat mengeringkan dengan handuk, hindari terlalu keras saat menggosok tubuh. Untuk pelembab tubuh pilih jenis body butter untuk melembabkan kulit lebih dalam.

Bibir pecahpecah

Cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin memengaruhi tampilan area bibir. Akibatnya bibir menjadi kering dan pecah-pecah.

Solusi: Lakukan pengangkatan sel kulit mati di area bibir menggunakan brown sugar dan air. Gosokkan brown sugar pada bibir hingga terasa lebih lembut. Pilihan lain, kombinasikan minyak zaitun dan madu, oleskan pada bibir sebelum tidur.

Rambut kering

Paparan matahari pada waktu yang lama mengakibatkan dehidrasi pada rambut sehingga menjadi kering, rapuh dan mudah rontok. Kombinasi air laut dan kaporit tak terasa memmbuat kondisi rambut menjadi semakin tak nyaman. Akhirnya tak jarang yang memgambil jalan pintas dengan mengikat atau membuat rambut menjadi cepolan ketika travelling.

Solusi: Avokad dipercaya memberi kelembaban yang dibutuhkan rambut sekaligus memberi protein yang memperkuat tiap helaiannya. Untuk mendapatkan kelembaban maksimal, campurkan avokad dengan wheat-germ oil dan minyak joboba. Oleskan pada seluruh rambu, diamkan selama sepeuluh menit, lalu cuci rambut. Jangan lupa menyertakan conditioner dan serum saat keramas untuk mempertahakan cahaya rambut.

Kulit Belang

Kulit yang berubah warna hanya di beberapa bagian tubuh, misalnya di garis sandal atau garis tank top, pastinya juga mengganggu penampilan.

Solusi: Lakukan pengelupasan kulit atau scrubbing dua hari sekali. Dikhususkan pada area yang belang tersebut. Anda bisa lakukan sendiri di rumah menggunakan produk scrub yang mengandung bengkuang, susu, dan lemon yang berkhasiat mencerahkan kulit. Tambahkan masker dengan kandungan sama dan sunblock untuk melindungi kulit tiap harinya.

Kulit Kaki Kering & Tumit PecahPecah

Cuaca yang terlalu dingin atau sangat panas bisa membuat kulit kaki sangat kering dan tumit pecah-pecah, walaupun sudah menggunakan krim pelembap.

Solusi: 1. Hindari sepatu yang kekecilan atau kebesaran, yang akan membuat kulit kaki tergesek-gesek dan menambah pecah-pecah pada tumit. 2. Lakukan pengelupasan kulit yang menebal. Gunakan batu apung atau alat khusus yang tepat untuk menggosok kaki Anda. 3. Rendam kaki dengan air hangat yang diberi garam. Setelah itu, oleskan lagi pelembap.

Semoga membantu tips tersebut agar terlihat tetap cantik pulang travelling
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top