Inspirasi

Takut Salah Melangkah, Bagaimana Menyikapi Keraguan?

Keraguan adalah saat di mana kita bimbang menentukan pilihan, atau ketika kita memiliki ketidakpercayaan terhadap sesuatu, terparah, tidak percaya pada kemampuan diri sendiri. Keraguan bisa menghentikan kita untuk melangkah maju. Keraguan menciptakan ketakutan yang, entah beralasan atau tidak.

“Keraguan adalah pengkhianat yang akan membuatmu kehilangan keberanian untuk sekadar mencoba.” -William Shakespeare

Keraguan sesungguhnya tercipta dari kecemasan berlebih. Takut gagal, takut tidak benar mengambil keputusan. Memang menakutkan, bila akhirnya kita menyesal karena salah mengambil keputusan. Sedangkan waktu tidak bisa kembali, dia terlanjur ikut bersama keputusan yang kamu buat, dan waktu enggan berhenti bergulir, tidak mau mengerti kamu sedang menyesal. Maka terpenting, kalahkan dulu keraguan dalam hatimu. Pecahkan. Sikapi dengan matang benar, cari mana baiknya.

Bagaimana menyikapi keraguan?

Jika keraguan itu berasal dari hati, menciptakan kebimbangan dalam menentukan pilihan. Maka, dengarkan kata hatimu. Karena hati selalu memiliki jawaban jujur. Hati bahkan menentukan akan berhasil atau tidaknya kamu dalam sesuatu. Bayangkan, bila hatimu senang dalam menjalani sesuatu, tidakkah sesuatu itu akan banyak bermanfaat dan akan lebih terasa ringan dilalui? Rasakanlah, bayangkan suatu pilihan kamu ambil, lalu terjadi padamu. Bila rasanya sakit, maka pilihan yang kamu ambil bukanlah pilihan hatimu.

Dan, setiap pilihan ada konskuensinya. Melepas sebuah pilihan untuk mengambil pilihan lainnya, pikirkan juga bagaimana akibatnya nanti. Jika banyak merugikan orang lain, mengapa tidak coba ajarkan hatimu untuk menerima–untuk menyukai pilihan yang tidak kamu sukai itu? Toh, kata hati pun akan kembali pada bagaimana kamu menyikapinya. Bahagia bisa diciptakan, hati bisa diperintahkan untuk menyukai sesuatu yang sebelumnya tidak kita suka dan kita bisa mencoba melupakan apa yang kita sukai. Terpenting, pikirkan dulu masak-masak akibat baik dan buruknya. Tergesa mengambil keputusan akan membuatmu menyesal karena yang kamu turuti saat itu hanyalah egomu sendiri.

Jika keraguan menimbulkan ketakutan untuk mencoba. Tidak ada salahnya mencoba. Selama yang kamu coba merupakan hal positif dan bermanfaat, maka tidak sedetik pun yang kamu lalui saat mencoba akan menjadi sia-sia. Akhirnya gagal sekalipun, setidaknya kamu sudah tahu bagaimana rasanya berada dalam posisi itu. Semakin sering kamu mencoba dan gagal, akan semakin banyak pelajaran yang bisa kamu ambil. Kamu jadi berpengalaman, dan selanjutnya akan lebih tahu dan mahir. Percaya saja, berhasil adalah hasil dari berulang kali gagal–berulang kali mendapat pengalaman.

Agar terhindar dari keraguan?

Tidak akan pernah bisa kita lari dari keharusan dalam menentukan pilihan. Hidup selalu berakhir dengan memilih. Apapun itu. Tetapi, kita selalu bisa mengantisipasi keparahan akibat kebimbangan terjadi. Di antara caranya:

1. Yakinlah pada kemampuan diri sendiri

Tidak akan kamu rasakan ketakutan bila kamu sudah yakin bahwa apapun itu, kamu bisa menghadapinya. Kamu sudah yakin kamu mampu menjalani segala yang terjadi, gagal pun kamu percaya dengan kemampuanmu semua bisa teratasi, darimana lagi keraguan akan datang? Tidak akan ada celah bila hatimu sudah lebih dulu dipadati oleh keyakinan.

2. Lakukan yang terbaik

Apapun yang sedang kamu jalani sekarang, lakukan yang terbaik untuk itu. Keraguan tidak akan menghampiri bila dalam suatu pilihan, kamu sudah melakukan yang terbaik. Malah, terus berusaha mengupayakan yang terbaik dalam sesuatu akan membuatmu konsisten untuk terus berkembang dalam hal itu. Tidak akan mudah terlena oleh sebuah pilihan yang merumitkan bila dalam satu pilihan saja kamu sudah berhasil.

Pada akhirnya, sikapmu sendirilah yang akan menentukan keraguan itu akan hadir atau tidak, akan berlanjut atau tidak. Tipiskan takutmu untuk mencoba dan memilih, ya.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top